Budayakan Menulis untuk Membangun Peradaban

Mari kita perhatikan negara-negara yang maju atau negara-negara yang berhasil memberi pengaruh pada negara lain secara budaya. Pasti mereka memiliki budaya menulis yang sangat kuat. Contoh yang mungkin kita tidak sadari misalnya Arab. Mereka memiliki budaya menulis yang sangat baik, bahkan sangat banyak kitab-kitab yang kita baca atau buku yang ditulis oleh orang Indonesia merujuk pada buku atau kitab mereka. Katakanlah hal yang paling kental adalah kitab agama. Bukankah itu adalah sebuah tulisan? 
Saya tidak ingin berdebat soal kitab agama. Saya hanya ingin berbagi pemikiran bahwa tidak mungkin penyiar-penyiar agama yang masuk di Indonesia berhasil mengajarkan agama jika mereka tidak memiliki tulisan yang bisa dipelajari. Lagi pula, tulisan pada zaman itu adalah satu-satunya media untuk mentransfer pengetahuan.
Jepang misalnya. Mereka juga memiliki sangat banyak dokumen bersejarah yang dapat dipelajari secara terbuka oleh generasi-generasi muda mereka. Lihatlah, bagaimana mereka sangat kuat mempertahankan “Budaya Jepang” mereka. Hebatnya lagi, justru kita yang sangat bangga dengan mereka. Malah kita cenderung mengikuti mereka.
Saya sama sekali tidak melarang untuk mengikuti budaya apa pun. Tapi apakah kita tidak sadar jika ternyata sangat banyak budaya kita yang sangat bagus dan patut dibanggakan.
Mengapa kita sampai tidak menyadari budaya kita sendiri? Sangat banyak hal yang mengakibatkan hal itu. Salah satu yang saya pikirkan adalah karena kita tidak punya budaya menulis yang kuat. Proses pewarisan budaya kita sebagian besar melalui budaya lisan atau bercerita, baik itu bercerita orang ke orang atau orang ke kelompok misalnya teater dan lain-lain. 
Tentu bercerita saja tidak cukup karena salah satu kelemahan manusia yang paling besar adalah “pelupa”. Jika hal-hal penting yang diceritakan itu dilupakan karena kejadian tertentu, apa yang akan terjadi? Maka hilanglah pengetahuan itu bersama ingatannya. Tapi jika itu ditulis dalam bentuk apa pun, yakinlah, cepat atau lambat pasti akan ada generasi kita yang membacanya. Apalagi jika tulisan itu disebar luaskan melalui media massa atau yang media online seperti idePenulis.com ini.
Kesimpulan saya, apa pun itu, jika ditulis pasti akan bermanfaat, paling tidak pada masa mendatang kita akan mengetahui bagaimana pemikiran kita pada kejadian yang lampau atau yang telah lalu. Mari budayakan menulis, idePenulis.com terbuka untuk anda.