Pengekspresian Hidup

Oleh: RebelzZynX
Kontak Person: http://feelmind-soul.blogspot.com

When life doesn’t find a singer to sing her beat,
she produces a philosopher to speak her mind.
Kahlil Gibran

Hidup akan terasa istimewa jika kita dapat mengekspresikan setiap peristiwa yang terjadi.
Hidup memang tidak selamanya indah, lika-liku hidup selalu ada dalam setiap perjalanan hidup seseorang. Namun, dengan mengekspresikan hal tersebut secara tepat kita dapat memetik pelajaran dari setiap pengalaman hidup yang telah terlewatkan.

Ketika kita sedang dalam keadaan bahagia kita mengekspresikannya dengan perasaan senang dan gembira. Pada saat itu kita sedang memancarkan aura positif dan dapat membangun motivasi kita pada hal yang terkait yang sedang dirasakan.

Sebaliknya, jika kita sedang dalam keadaan kacau, kita akan mengekspresikannya dengan perasaan sedih ataupun marah. Pada saat itu, kita sedang memancarkan aura negatif dan senantiasa membuat kita menjadi pesimis bahkan dapat pula menimbulkan perasaan benci.

Walaupun begitu, itulah hidup jika hidup tidak disertai dengan rasa manis dan pahit hidup kita akan terasa hambar dan tidak berwarna. Pada saat mengalami peristiwa menyenangkan ingatlah bahwa kita adalah orang beruntung masih dapat tersenyum dengan perasaan bahagia. Sebaliknya, pada saat mengalami peristiwa tidak menyenangkan ingatlah bahwa ini hanya peristiwa sementara yang akan segera berlalu dengan jalan keluar sederhana namun indah, dan ini hanyalah cobaan dari Sang Maha Kuasa untuk menguji kesabaran dan tingkat kemanusiaan kita terhadap diri sendiri.

Dan dengan lika-liku hidup tersebut kita dapat memperoleh banyak pelajaran. Berfikirlah dengan perasaan tenang dan sabar agar dapat bertindak tidak menyesalkan diri kemudian.

Bersyukurlah kita masih dapat merasakan lika-liku hidup. Sebab itu berarti, kita masih berharga di hadapan Sang Pencipta, dan itu berarti kita diberi kesempatan pengampunan oleh-Nya.