Ukuran menjadi orangtua sempurna

Oleh: Iyanahs

Orang tua jelas terdiri dari Ayah dan Ibu. Ibu adalah seorang wanita yang mungkin seumur hidup akan selalu di buatkan lagu oleh para pencipta lagu, di buatkan puisi oleh para pujangga, dibuatkan prosa atau novel oleh para sastrawan, dan dibuatkan kisah oleh setiap anak. Mungkin setiap kaum pria akan cemburu setiap kali mendengar istri mereka lebih di puja oleh anaknya ketimbang mereka. Namun perlu setiap ayah ketahui, keadaan itu bukan berarti anak membeda-bedakan kasih sayang untuk orangtuanya. Namun sebuah kenyataan yang memang tidak bisa di pungkiri bahwa kelekatan itu jelas berbeda. Setiap anak pernah berada dalam beberapa inci perutnya, menghabiskan jatah makan pagi, siang, sore dan malamnya melalui tali plasenta, mendengarkan nyanyian merdunya berikut elusan lembut di atas perutnya, mendengarkan erangan fase antara hidup dan matinya untuk mengeluarkan seorang anak yang sudah tidak sabar ingin menyaksikan dunia, dan setiap anak juga pernah menikmati setidaknya beberapa liter air susunya. Mungkin sampai disitu, hubungan anak dan ibu pasti terjalin selebihnya tergantung nasib kehidupan yang mungkin terkadang tidak sesuai harapan. Entah kenyataan yang harus membiarkan seorang ibu membuang anaknya, kenyataan bahwa seorang ibu harus meninggalkan anaknya demi tuntutan pencari nafkah, dan seterusnya. Setiap orang kemudian berbeda dalam memaknainya.

Sedangkan arti seorang Ayah, sejak kecil mungkin berbagai anak memiliki intensitas pertemuan yang hanya beberapa kali di balik kesibukan seorang kepala keluarga. Kerinduan seorang anak pada sosok lelaki itu terkadang hanya terobati dengan beberapa sms, telepon, pertemuan singkat atau bahkan mungkin telegram pada jaman dulu yang dikirimkannya berisi sepucuk surat dan beberapa lembar uang untuk kebutuhan keluarga. Tapi seorang Ayah tetaplah orang tua yang penuh kasih sayang, ia menunjukkan cinta pada putri atau putranya mungkin dengan cara yang berbeda. Seringkali di pandang sebagai pengekangan kebebasan oleh seornag anak, walaupun mungkin tetap ada alasan realistis di balik tindakan protektif Ayah apalagi terhadap anak perempuannya.

Namun kini, terkadang representasi orang tua yang baik dan sempurna adalah selalu melalui berbagai macam teori atau berbagai bentuk modeling yang ada di berbagai film. Bentuk yang telah dianggap sebagai cerminan orang tua sempurna adalah seperti membacakan dongeng setiap kali anak akan tidur, mendengarkan apa yang menjadi pendapat anak, dan menjadi seorang teman bagi anak yang beranjak dewasa. Representasi itu tidak salah, tapi sebaiknya setiap orang tidak menjadikannya sebagai ukuran bahwa orang tua yang tidak menunjukkan kriteria seperti itu lantas merupakan orang tua yang tidak baik.

Terlalu picik rasanya, untuk menunjukkan bahwa ukuran orang tua yang baik harus berdasarkan teori karena setiap orang tua memiliki caranya tersendiri untuk menjadikan hubungan orangtua dan anak menjadi lebih baik. Setiap budaya bahkan mungkin memiliki ciri khasnya tersendiri yang tidak dapat lantas di katakan salah, karena ada beberapa pertimbangan yang pasti di lakukan orang tua. Mungkin pola pengasuhan otoriter memang salah jika di terapkan sepanjang perjalanan kehidupan anak, tapi tidak berarti pola asuh itu kemudian harus ditinggalkan. Mungkin ada beberapa kenyataan atau kondisi yang mengharuskan pada tahap itu pola pengasuhan otoriter adalah yang paling tepat. Tapi setiap orang tua pasti memahami seiring dengan perkembangan anaknya, dimana kapan di saat mereka kemudian harus memberikan kepercayaan dan pelajaran tanggung jawab terhadap anak.

Masa kecil anak yang mungkin terlihat di kekang tidak berarti menunjukkan orang tua tersebut tidak bisa menjadi orang tua yang baik. Karena semakin dewasanya anak dan seiring dengan berjalannya waktu, dimana anak telah menunjukkan saat yang tepat untuk menyatakan bahwa ia telah bisa di bebaskan akan menjadi saat di mana orang tua berpikir untuk mengganti pola pengasuhannya. Mungkin orang tua memang bukan manusia sempurna tapi orang tua akan selalu menjadi sempurna untuk anaknya, bagaimanapun bentuk dan caranya.